<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule">

<channel>
	<title>Parhumbang</title>
	<atom:link href="http://parhumbang.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://parhumbang.com</link>
	<description>Just another Bedeng.com weblog</description>
	<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 13:30:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Far Away home - missed Jakarta</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/11/28/far-away-home-missed-jakarta/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/11/28/far-away-home-missed-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 13:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[diary]]></category>

		<category><![CDATA[eaic]]></category>

		<category><![CDATA[hongkong]]></category>

		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2008/11/28/far-away-home-missed-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu meninggalkan Jakarta terasa memang kerinduan akan sentuhan kampung halaman. 
Kenyamanan yang selama di indonesia berubah menjadi keterbatasan yang teratur, yg meskipun mengganggu tetapi harus diikuti. Ingat harus, karena itu sudah menjadi bagian dari system.
Hal pertama yg langsung menyiksa adalah displin. Jangan coba merokok sembarangan, penalty H$. 5.000,- jangan coba menyebrang bukan di zebra cross [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seminggu meninggalkan Jakarta terasa memang kerinduan akan sentuhan kampung halaman. </p>
<p>Kenyamanan yang selama di indonesia berubah menjadi keterbatasan yang teratur, yg meskipun mengganggu tetapi harus diikuti. Ingat harus, karena itu sudah menjadi bagian dari system.</p>
<p>Hal pertama yg langsung menyiksa adalah displin. Jangan coba merokok sembarangan, penalty H$. 5.000,- jangan coba menyebrang bukan di zebra cross atau melalui jembatan penyebrangan. Jangan coba cegat taksi sembarangan tempat, mereka tidak akan melayani anda. Jangan coba ngak pakai safe belt di taksi, tak akan jalan atau anda akan disuruh turun.. Semua ada aturan dan mereka tunduk di aturan itu. </p>
<p>Kedua adalah cuaca dan budaya. Kebetulan hawa dingin sehingga tidak bisa tidak harus selalu pakai jaket dan atau baju hangat.</p>
<p>Budaya, ini yg saya sangat tertarik. Begitu bangganya setiap individu dengan dirinya. Saya sebut bangga untuk menyatakan hormat saya atas pilihan yang mereka lakukan. Kesadaran atas pilihan itu membuat mereka kami sebut &#8220;rush &amp; rush&#8221; selalu cepat dan cepat seakan takut kehilangan waktu yg tidak terbayar, yg kadang membuat kita menjadi tdk nyaman sendiri berlama lama.<br />
Christmass  girl yg akhirnya bisa kami ajak utk &#8220;take a pict&#8221;, dgn komunikasi yg terbatas, tapi tetap senyum menjelaskan  &#8220;extra  job for holiday&#8221; menjadi alasan dia mau walau hanya sekedar mejeng berpakaian Sinterklas dgn baliho &#8220;SALE&#8221; dan itu berdiri sepanjang lebih dari 4 jam mulai dari jam 5 sore sampai jam setengah sepuluh malam saat kami ketemu<br />
Saya bisa menyebut lebih dari sepuluh contoh yg lain, yg semuanya membuat saya harus malu dan tergugah, atas displin dan budaya yg saya miliki. Krn ternyata budaya dan displin itu membuat mereka jauh lebih maju dibandingkan saya.</p>
<p>Bagaimana dgn EAIC nya ? Seperti biasa, meeting dan meeting, apa saja yg mereka ingin tahu dgn insurance industry di Indonesia.<br />
Growth, result, pp 39 dan flood atau catastrophic risk&#8217;s underwriting policy. Bagaimana dgn RSMD dan pemilu ? Ngak banyak yg tanya mungkin mereka sudah sama dgn kita bosan dengan demo. T/S ? Dgn tragedy india, kerusuhan di Bangkok, mungkin akan semakin membuktikan underwriting T/S sangat complex dan membutuhkan pemahaman yg sangat jauh terhadap pengelolaan risiko ini.</p>
<p>Apa yg tersisa dari kerinduan atas Jakarta ?<br />
BE YOUR SELF, DISCIPLIN AND YOU MUST BE  INLINE WITH THE  SYSTEM.<br />
ADAPTIVE AND BE POSITIVE.</p>
<p>Kangen ikan asin, nasi padang dan indomie.</p>
<p>See you soon</p>
<p>Hongkong internasional airport<br />
November 29, 2008</p>
<p>Posted from my blackberry</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/11/28/far-away-home-missed-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bogor - Jakarta KA AC 06.45</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/11/21/bogor-jakarta-ka-ac-0645/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/11/21/bogor-jakarta-ka-ac-0645/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 22:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[diary]]></category>

		<category><![CDATA[bogor. kereta]]></category>

		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2008/11/21/bogor-jakarta-ka-ac-0645/</guid>
		<description><![CDATA[Secara setiap hari menggunakan jasa kereta api Bogor Jakarta, alias rocker, saya punya waktu kosong paling tidak 45 menit kalau lancar.Kalau tidak tidur, saya baca koran sisa alas yang dipakai duduk.
Pagi ini sama, saya bisa kejar kereta jam 06.45, meskipun sudah tidak dapat duduk, jadi harus ngelar koran.
Halaman pertama yang saya baca, selain masalah BUMI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara setiap hari menggunakan jasa kereta api Bogor Jakarta, alias rocker, saya punya waktu kosong paling tidak 45 menit kalau lancar.Kalau tidak tidur, saya baca koran sisa alas yang dipakai duduk.<br />
Pagi ini sama, saya bisa kejar kereta jam 06.45, meskipun sudah tidak dapat duduk, jadi harus ngelar koran.<br />
Halaman pertama yang saya baca, selain masalah BUMI yang semakin kisruh, RUPIAH TEMBUS RP.12.000 / USD. Alamak&#8230; edan.. terpaksa halaman pertama saya langsung lewatkan.<br />
Eh .. halaman berikutnya  13.000 karyawan/buruh diancam PHK bulan ini di Bandung. &#8230;. toubat &#8230;&#8230; ampun. terpaksa serius baca. Tiga perusahaan tekstil telah menghentikan usahanya dan mengajukan PHK masal. duh&#8230;.. jangan jangan perusahaan terlibat  nih dalam.pertanggungan  pabrik ini  Sebagian lagi mengajukan pengurangan karyawan / buruh karena memang pasar lagi sepi&#8230; la ilah.. lah &#8230;.. akan makin banyak kah klaim yang harus dihadapi karena pabrik kesulitan pasar khususnya export dan &#8220;di jual ke asuransi &#8221;<br />
Halaman berikut, tiga produsen mobil terbesar di US bicara di Senat untuk bantuan penyelamatan karena krisis moneter.<br />
Pemerintah desak Lapindo untuk membayar ganti rugi.<br />
Buka halaman berikut, setan alas&#8230; dalam situasi untuk bertahan hidup saja susah, masih ada orang yang kerjaan tidak ada selain jadi provokator murahan soal dikotomi iman.<br />
Akhirnya korannya kututup dan mencoba memejamkan mata.<br />
Kalau ternyata aku masih harus bangun pagi untuk kerja, betapa masih harus bersyukurnya saya,<br />
Kalau ternyata di tempat kerja saya harus menerima semua tekanan, beban, tuntutan, diskriminasi, kekecewaan, betapa masih harus bersyukurnya saya,<br />
karena dengan itu saya tidak termasuk karyawan/buruh yang terkena PHK<br />
karena dengan itu saya belum termasuk orang yang sudah menjadi korban krisis ini<br />
karena dengan itu saya masih bisa merencanakan hal yang lebih baik mengantisipasi krisis ini. <br />
Citayam, berhenti, semakin dipadati penumpang, kalau dari Bogor masih bisa selonjoran, terpaksa kaki ditekuk meskipun masih agak longgar.<br />
Depok, berhenti semakin tidak ada lagi ruang yang kosong, bahkan gelaran koran yang kududuki harus ku serahkan sama ibu hamil muda. Berdiri. dari Depok sampai Gondangdia. Itu cukup berat untuk orang dengan kadar asam urat 10.8<br />
Adakah semua yang berangkat ini seperti saya yang beruntung ? Smoga, meskipun tidak yakin&#8230;. <br />
Terima kasih Tuhan,<br />
karena masih diberi tempat kerja walau tidak seindah yang diimpikan, rekan kerja yang kadang menyebalkan, atasan yang mau menang sendiri atau bawahan yang maunya diperhatikan, terutama merasa selalu di anak tirikan.karena memberi dunia yang tidak sempurna ini<br />
Karena masih diberi beban yang dapat kami tanggung<br />
karena masih diberi tanggung jawab<br />
terima kasih atas pagi ini,<br />
ketika Tuhan menunjukkan betapa aku harus bersyukur<br />
dalam karya terbaik ditempat yang Kau beri. </p>
<p>Stasiun manggarai.<br />
Jakarta, 20 November 2008</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/11/21/bogor-jakarta-ka-ac-0645/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rindu dan sesal</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/09/23/rindu-dan-sesal/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/09/23/rindu-dan-sesal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 07:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Pagi, selalu saja datang menyapa, tidak peduli, saat ini hujan turun dengan lebat. Dingin nya terasa sampai ke tulang membuat malas keluar dari gulungan selimut. Pui&#8230;ih padahal jam sudah menunjukkan setengah tujuh, waktu yang paling memungkinkan kalau harus kerja. Bogor - Jakarta, setiap hari&#8230; wow&#8230;Tapi tidak bisa tidak, tanggung jawab yang harus dipenuhi memberikan semangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi, selalu saja datang menyapa, tidak peduli, saat ini hujan turun dengan lebat. Dingin nya terasa sampai ke tulang membuat malas keluar dari gulungan selimut. Pui&#8230;ih padahal jam sudah menunjukkan setengah tujuh, waktu yang paling memungkinkan kalau harus kerja. Bogor - Jakarta, setiap hari&#8230; wow&#8230;Tapi tidak bisa tidak, tanggung jawab yang harus dipenuhi memberikan semangat untuk melakoninya.</p>
<p>Ada sesuatu yang memberati pikiran dari semalam. Dan itu hanya karena sebuah lagu. Rasa rindu dan sesal, yang berwujud menjadi sebuah pertanyaan yang tidak perlu di pertanyakan.</p>
<p>&#8220;Nungnga tung leleng inang</p>
<p>inang pangintubu</p>
<p>sai tarpaima ho di baritakku</p>
<p>lulu-lulu roham di au anakkonmon</p>
<p>anak si mago o on</p>
<p>ndang na tarhatahon angka dosa na hubahen i</p>
<p>andorang di lambung mu au</p>
<p>marpangalaho na rorang</p>
<p>au sialaosi poda mi inang</p>
<p>hu ingon loja mi Inang</p>
<p>marmudu mudu ahu</p>
<p>parorot rorot ahu huhut pasingkolahon au</p>
<p>marisuang do i sude binahen ni</p>
<p>ala pangalaho ki sude angka naung salpu i inang</p>
<p>ooo inang ooo inang o inang</p>
<p>husolsoli angka naung salpui</p>
<p>ala hansit ni ngolu-ngolukku</p>
<p>ahama inang sibahennonku</p>
<p>atik so dijalo be tangiangku ale inang</p>
<p>ala ni godang ni dosa ki,</p>
<p>sai boan ma ahu di tangiang mi.&#8221;  <img src='http://parhumbang.com/wp-includes/images/smilies/cry.png' alt=':crying:' class='wp-smiley' />  <img src='http://parhumbang.com/wp-includes/images/smilies/cry.png' alt=':crying:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ach&#8230;. berbahagialah mereka yang masih punya ibu, apalagi yang mampu membahagiakan nya semasa hidup ibu nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/09/23/rindu-dan-sesal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nge-blog</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/09/23/nge-blog/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/09/23/nge-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 06:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Lama juga tidak melakukan posting, padahal rasa-rasanya tiap hari ada kesempatan untuk melakukannya, karena tiap hari pasti mampir. Mungkin karena sekarang lebih asyik untuk membaca posting orang lain yang sangat bagus dan inspiratif, sangat memberikan makna. ya.. hal yang tidak pernah ada sebelumnya, sekarang tinggal search.
Mau berita kampung halaman dan bahasa ibu, saya rutin menyambangi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lama juga tidak melakukan posting, padahal rasa-rasanya tiap hari ada kesempatan untuk melakukannya, karena tiap hari pasti mampir. Mungkin karena sekarang lebih asyik untuk membaca posting orang lain yang sangat bagus dan inspiratif, sangat memberikan makna. ya.. hal yang tidak pernah ada sebelumnya, sekarang tinggal search.</p>
<p>Mau berita kampung halaman dan bahasa ibu, saya rutin menyambangi &#8220;<a title="Partungkoan Tano Batak" href="http://tanobatak.wordpress.com/" target="_blank">Partungkoan tano Batak</a>&#8220;, saya juga suka&#8221;celoteh ringan &#8220;<a title="Singal Weblog" href="http://singal.wordpress.com/" target="_blank">Bang Singal</a>&#8220;, tentang keyakinanku dan HKBP, saya suka &#8220;<a title="Ruma metmet" href="http://rumametmet.com" target="_blank">Ruma Metmet</a>&#8221; , yang lucu juga ada &#8220;<a title="Rap Mengkel" href="http://rapmengkel.wordpress.com/" target="_blank">Rap Mengkel</a>&#8220;, apalagi yang memang ada &#8220;ilmu&#8221; nya seabrek-abrek. Oh ya.. <a title="Partalitoruan" href="http://partalitoruan.wordpress.com/">Partalitoruan</a> dan <a title="Toba Dream" href="http://tobadreams.wordpress.com/">Toba Dream</a> juga favorit yang selalu aku coba kunjungi.</p>
<p>Ya.. dari pertama memang media ini bagiku hanya menjadi &#8220;DIA&#8221; yang dulu berupa buku harian dan sudah ditinggalkan. Soal gaya dan bahasa&#8230; ya seadanya dan sebisanya. Kadang punya gaya, kadang juga ngak berwujud.  ya.. tergantung suasana hati saja.</p>
<p>Pernah juga mampir dalam benak, siapa tahu bisa memberikan inspirasi atau bermakna juga bagi orang, atau bahkan mencoba belajar menulis sesuatu yang ngak nyata.. kalau sampai sekarang ternyata belum.. ya sudah. ya.. tergantung suasana hati saja, kayak sekarang.</p>
<p>Ya.. hanya sekedar catatan.. yang takut hilang, yang ingin dibaca kembali, yang ingin kenang. Ngak lebih</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/09/23/nge-blog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>HATI SEORANG AYAH (quoted)</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/04/08/hati-seorang-ayah-quoted/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/04/08/hati-seorang-ayah-quoted/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 07:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[quoted]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2008/04/08/hati-seorang-ayah-quoted/</guid>
		<description><![CDATA[(ini saya terima dalam bentuk mail, terima kasih buat yang sudah mengirimkan ini ke saya)
Suatu ketika, ada seorang anak perempuan bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk- bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. dia  bertanya pada ayahnya  &#8220;Ayah , mengapa wajah Ayah kian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(ini saya terima dalam bentuk mail, terima kasih buat yang sudah mengirimkan ini ke saya)</p>
<p>Suatu ketika, ada seorang anak perempuan bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk- bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. dia  bertanya pada ayahnya  &#8220;Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?&#8221;  ketika Ayahnya sedang santai di beranda.</p>
<p>Ayahnya menjawab  &#8220;Sebab aku Laki-laki.&#8221;</p>
<p>Anak perempuan itu berguman  &#8221; Aku tidak mengerti.&#8221;</p>
<p><span id="more-28"></span>Dengan kerut-kening memandang Ayahnya karena jawaban yang membuatnya tercenung penuh rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan  &#8220;Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.&#8221; Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.</p>
<p>Karena penasaran, kemudian anak perempuan itu menghampiri Ibunya lalu bertanya &#8220;Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk ? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?&#8221;</p>
<p>Ibunya menjawab &#8220;Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga, memang akan demikian.&#8221; Hanya itu jawaban Sang Bunda.</p>
<p>Anak itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.  Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.</p>
<p>&#8220;Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-ciptakan bahunya yang kekar &amp; berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya &amp; kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Kuberikan Keperkasaan &amp; mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya &amp; yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat &amp; membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai &amp; mengasihi keluarganya, didalam kondisi &amp; situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi &amp; mengasihi sesama saudara.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan kebijaksanaan &amp; kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan &amp; menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. &amp; bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar &amp; saling melengkapi serta saling menyayangi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki- laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &amp; menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia &amp; BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia &amp; Akhirat.&#8221;</p>
<p>Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut &amp; berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya.</p>
<p>&#8221; AKU MENDENGAR &amp; MERASAKAN BEBANMU, AYAH.&#8221;</p>
<p>Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah&#8230;</p>
<p><em><strong>With Love to All Father</strong></em></p>
<p>Berbahagialah yang masih memiliki Ayah, lakukanlah yang terbaik untuknya</p>
<p>Berbahagialah yang merasa sebagai ayah,  lakukanlah yang terbaik buat keluarga anda</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/04/08/hati-seorang-ayah-quoted/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Benar dan Kebenaran (Surat Terbuka utk RS)</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/04/05/antara-benar-dan-kebenaran-surat-terbuka-utk-rs/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/04/05/antara-benar-dan-kebenaran-surat-terbuka-utk-rs/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 07:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2008/04/05/antara-benar-dan-kebenaran-surat-terbuka-utk-rs/</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu ini saya mengikuti suatu hajatan para Pakar, yang kebetulan saya memang bukan pakar. Biar pun perdebatan nya saya kurang paham karena memang bukan pakar, tapi saya tetap tertarik tentang bagaimana kawan saya ini menjadi inspirator, meskipun saya ragu apakah dia sudah menjadi pakar. He..he..he
Yang mereka perdebatkan jauh dari pemahaman saya yang memang hanya &#8220;user&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seminggu ini saya mengikuti suatu hajatan para Pakar, yang kebetulan saya memang bukan pakar. Biar pun perdebatan nya saya kurang paham karena memang bukan pakar, tapi saya tetap tertarik tentang bagaimana kawan saya ini menjadi inspirator, meskipun saya ragu apakah dia sudah menjadi pakar. He..he..he</p>
<p>Yang mereka perdebatkan jauh dari pemahaman saya yang memang hanya &#8220;user&#8221; dari kemajuan teknologi, yang mereka sebut IT. saya sudah termasuk sebagai Blogger juga saya kurang paham. Kalau syaratnya hanya punya blog dan suka menuangkan &#8220;sesuatu&#8221; di media seperti ini, ya&#8230; mungkin saya Blogger juga&#8230; ach kata orang apa arti sebuah nama.</p>
<p>Tapi justru ini yang menjadi awal perdebatan itu, Blogger, Hacker dan Cracker yang akhirnya saya coba cari apa an tuh yang dimaksud.</p>
<p>Saya kurang paham itu, saya hanya tertarik tentang keberanian seseorang untuk menjadi inspirator, ya.. bagi saya Mr. RG menjadi inspirator untuk mencoba memahami &#8220;sesuatu&#8221; yang bisa berakibat lain, karena ternyata penggunaannya bagi mereka yang pakar, sungguh sangat berbeda. Paling tidak kawan saya ini berani menyatakan pendapatnya dengan tegas, mari kita bicara langsung, bertatap muka, bukan lagi debat komentar yang tak berujung. Bahkan energinya pun masih ada untuk memfasilitasi pertemuan/diskusi  yg diinginkan.Lalu apa yang  dicari ? Antara BENAR dan Kebenaran ?</p>
<p>Bagi saya, Benar berarti ada yang salah. Artinya menang kalah. Ini yang saya kurang paham apa tujuannya. Benar / salah dan menang / kalah berarti ada korban, ada posisi yang tidak sejajar. Padahal harapan saya pakar-pakar ini justru memberikan pencerahan. Tidak perlu untuk menyatakan Buta kepada yang tidak bisa melihat kalau bertujuan pencerahan. Tidak perlu menyatakan salah kepada yang kurang mengerti/memahami. Ach&#8230;..  mudah-mudahan bukan &#8220;perang bubat&#8221; dari young - gun yang tidak mau dalam &#8220;pakem&#8221; pada umumnya.</p>
<p>Bagi saya, KEBENARAN tidak perlu diperdebatkan, itu mutlak dan akan menjadi kenyataan pada akhirnya.</p>
<p>Kebenaran, ach&#8230;.</p>
<p>Selamat berdikusi dan saling mencerahkan.</p>
<p>(Ps. posting ini pengganti &#8220;Surat Terbuka yang akhirnya saya hapus)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/04/05/antara-benar-dan-kebenaran-surat-terbuka-utk-rs/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka buat Sdr. Roy Suryo (quoted)</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/03/31/surat-terbuka-ajakan-dialog-terbuka-dengan-sdr-roy-suryo/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/03/31/surat-terbuka-ajakan-dialog-terbuka-dengan-sdr-roy-suryo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 08:58:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[quoted]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2008/03/31/surat-terbuka-ajakan-dialog-terbuka-dengan-sdr-roy-suryo/</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini saya hapus karena sudah tercapai kata sepakat untuk dialog terbuka.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting ini saya hapus karena sudah tercapai kata sepakat untuk dialog terbuka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/03/31/surat-terbuka-ajakan-dialog-terbuka-dengan-sdr-roy-suryo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Muncul lagi</title>
		<link>http://parhumbang.com/2008/03/24/muncul-lagi/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2008/03/24/muncul-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 10:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2008/03/24/muncul-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bulan terakhir ini, seakan lupa soal blog karena kesibukan, yg akhirnya &#8220;parhumbang.com&#8221;  sempat dihapus oleh &#8220;yg mengatur&#8221; karena renewal notice nya tidak direspon.He.. he&#8230; he
Untung &#8220;sobat setia&#8221; masih bisa menghidupkan &#8220;bangkai nya&#8221;, ini kloning atau apa nih ? Terima kasih banyak atas &#8220;kerja kerasnya&#8221; mas, hingga kelihatan malah lebih ok  dengan fitur-fitur tambahannya, khususnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa bulan terakhir ini, seakan lupa soal blog karena kesibukan, yg akhirnya &#8220;parhumbang.com&#8221;  sempat dihapus oleh &#8220;yg mengatur&#8221; karena renewal notice nya tidak direspon.He.. he&#8230; he</p>
<p>Untung &#8220;sobat setia&#8221; masih bisa menghidupkan &#8220;bangkai nya&#8221;, ini kloning atau apa nih ? Terima kasih banyak atas &#8220;kerja kerasnya&#8221; mas, hingga kelihatan malah lebih ok  dengan fitur-fitur tambahannya, khususnya untuk bisa diakses secara mobile. Thank you berat Bro.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2008/03/24/muncul-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Cinta Deddy M Jend. Nagabonar</title>
		<link>http://parhumbang.com/2007/04/23/puisi-cinta-deddy-m-jend-nagabonar/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2007/04/23/puisi-cinta-deddy-m-jend-nagabonar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2007 02:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2007/04/23/puisi-cinta-deddy-m-jend-nagabonar/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau orang tanya terakhir kapan ke Bioskop, jawabku pasti &#8220;lupa tuh&#8230;.&#8221;
Bagaimana tidak lupa, kalau perlu nonton, tinggal beli VCD atau DVD nya, jauh lebih murah dan tidak perlu menyediakan waktu secara khusus untuk antri dan sebagainya.
Minggu kemarin, ini pengecualian.., Andika minta diantarin nonton Mr. Bean yang baru, tentu dia dengan teman-teman. Ya sudah as a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau orang tanya terakhir kapan ke Bioskop, jawabku pasti &#8220;lupa tuh&#8230;.&#8221;<br />
Bagaimana tidak lupa, kalau perlu nonton, tinggal beli VCD atau DVD nya, jauh lebih murah dan tidak perlu menyediakan waktu secara khusus untuk antri dan sebagainya.<br />
Minggu kemarin, ini pengecualian.., Andika minta diantarin nonton Mr. Bean yang baru, tentu dia dengan teman-teman. Ya sudah as a good daddy  (he he. he) .. berangkat deh..<br />
Agreementnya, dia nonton aku main billyard.<br />
Eh&#8230; pas disana lihat &#8220;Nagabonar jadi 2&#8243;, lihat produsernya, penulis scenario dan pemainnya, wow udah lama tidak lihat Deddy M &#8220;Jend. Nagabonar&#8221;. Ya akhirnya nonton.<br />
Dan luar biasa, akan sangat menyesal kalau aku tidak nonton ini Film. Kesannya sangat dalam, bukan soal satire-satire yang diungkapkannya, tapi Puisi Cinta nya.<br />
Penggambaran yang paling pas tentang Cinta  - &#8220;Orangtua kepada Anak&#8221;, &#8220;Suami kepada Istri&#8221;, &#8220;anak kepada orangtua&#8221;, dan bahkan cinta kekasih Bonaga sama Monita, lengkap sudah.<span id="more-17"></span><br />
Begitu pasnya Nagabonar, mengungkapkan kerinduannya mengelus kepala Bonaga, &#8220;anaknya&#8221; yang sudah berhasil dan merasa &#8220;malu&#8221; diperlakukan seperti anak.<br />
Simak perbincangan mereka sambil duduk berbatas dingding, tentang ajaran kelembutan, cinta yang tidak diperoleh Bonaga, karena ditinggal ibunya. Penyesalan yang keluar dari mulut Nagabonar, pasti menggetarkan hati siapapun yang pernah merasa &#8220;anak&#8221;.<br />
&#8220;maafkan bapakmu ini&#8230;. karena tidak bisa mengajarkanmu tentang kelembutan etc.. etc &#8221;<br />
Simak juga bagaimana &#8220;Bonaga&#8221; akhirnya bisa menerima bahwa &#8220;kuburan&#8221; yang dicintai dan sangat dihargai Bapaknya Nagabonar bukanlah &#8220;fisik&#8221; nya, tetapi cinta &#8220;Mak&#8221;, cinta &#8220;Kirana&#8221; dan om &#8220;Bujang&#8221; yang tetap hidup di hatinya.<br />
Bagaimana sanggup menahan haru melihat Nagabonar &#8220;berusaha&#8221; menurunkan&#8221; tangan jenderal idolanya &#8220;Sudirman&#8221; karena tidak bisa menerima Jenderal Besar itu harus tetap &#8220;memberi hormat&#8221; meski tidak ada lagi yang peduli dengannya.<br />
Atau lihat tanggapan Supir metromini yang sudah tidak peduli orang lain dengan dumelannya &#8220;makin banyak orang stress&#8221; menanggapi Nagabonar yang peduli sama &#8220;nenek&#8221; yang terbaring sakit.<br />
Dan terakhir, ucapan Bonaga &#8220;Bapak tidak akan pernah mati, karena cinta bapak tetap hidup dihatiku&#8221; merupakan penutup yang cukup indah.<br />
Terima kasih Jenderal, masih ada yang setia walau itu bekas &#8220;pencopet&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2007/04/23/puisi-cinta-deddy-m-jend-nagabonar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apes</title>
		<link>http://parhumbang.com/2007/03/25/apes/</link>
		<comments>http://parhumbang.com/2007/03/25/apes/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2007 03:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>parhumbang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parhumbang.com/2007/03/25/apes/</guid>
		<description><![CDATA[Gimana ya&#8230; Nyang namanya apes tuh&#8230;
Rabu&#8230; 14 Maret 2007.
Hp, tuh entah kenapa memang sudah mulai sering ngadat. Trus pikir-pikir biarin aja&#8230; kan masih bisa jalan walau agak tersendat. Eh&#8230; malamnya malah ke cebur di kamar mandi. Ya&#8230; sudah&#8230;&#8230; mo di apain&#8230; yang sedihnya karena memang ngak pernah &#8220;peduli&#8221; hilang deh semua &#8220;contact&#8221; yang ada, totalnya&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gimana ya&#8230; Nyang namanya apes tuh&#8230;</p>
<p>Rabu&#8230; 14 Maret 2007.</p>
<p>Hp, tuh entah kenapa memang sudah mulai sering ngadat. Trus pikir-pikir biarin aja&#8230; kan masih bisa jalan walau agak tersendat. Eh&#8230; malamnya malah ke cebur di kamar mandi. Ya&#8230; sudah&#8230;&#8230; mo di apain&#8230; yang sedihnya karena memang ngak pernah &#8220;peduli&#8221; hilang deh semua &#8220;contact&#8221; yang ada, totalnya&#8230; 523 contact.. sediuh.. banget. Palagi pas nomor &#8220;YayanK&#8221; juga ngak ingat. Di amput. Rasanya mangkellll &#8230;. marah ndak karuan</p>
<p><span id="more-16"></span><br />
Kamis, 15 Maret 2007,</p>
<p>Karena harus nemani bos ke luar kota, terpaksa beli lagi deh.. dari pada di&#8221;petuah&#8221;-i sepanjang jalan, dan biar ngak &#8220;mundur&#8217; dari N90 beli deh N93i- music version. Duileh&#8230; keren nya &#8220;ABG&#8221; buanget.. ndak apa memang rencana mau kasih nantinya buat &#8220;my oldest daughther&#8221;. Lumayan deh.. meski tuh &#8220;contact&#8221; hanya berisi &#8220;VIP&#8221; saja, berangkat deh ke luar kota.</p>
<p>Jumat, 16 Maret 2007</p>
<p>Iseng-iseng set-up 3G, jawabnya&#8230; error&#8230; Handset nya ngak mendukung&#8230; wadug apalagi nih&#8230;.. nomor nya udah ok kok dari pertama kali 3G launched. eh&#8230; lama kelamaan malah ngak ada signal sama sekali. Sampai cobain 6 buah sim card yang lain.. ngak ada signal juga. wuedan&#8230;&#8230;</p>
<p>Lapor ke NOKIA&#8230; wadulllll &#8230;. harus &#8220;nginap&#8221; untuk check  dan artinya tanpa HP selama week end.. ndak apa-apa libur ini.</p>
<p>Senin, 19 Maret 2007</p>
<p>Nokia Gallery informasikan.. masih harus nginap min tiga hari lagi.. wadullllll. Lengkaplah sudah.. akhirnyanya balik ke Umum, minta Handset yang sudah ngak dipake alias out of date. jadilah sampai sekarang pake nokia -nokia - an.</p>
<p>Edan&#8230;. namanya baru benar-benar sial. Punya dua handset.. dua-duanya nginap di bengkel, punya banyak teman&#8230; sekarang lenyapppppppp</p>
<p>Wadulllllllllll</p>
<p>Wadulllllllllll</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parhumbang.com/2007/03/25/apes/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 30.441 seconds -->
<!-- Cached page served by WP-Cache -->
