Rindu dan sesal
Posted by parhumbang on Sep 23 2008 | 3 Comments »
Pagi, selalu saja datang menyapa, tidak peduli, saat ini hujan turun dengan lebat. Dingin nya terasa sampai ke tulang membuat malas keluar dari gulungan selimut. Pui…ih padahal jam sudah menunjukkan setengah tujuh, waktu yang paling memungkinkan kalau harus kerja. Bogor - Jakarta, setiap hari… wow…Tapi tidak bisa tidak, tanggung jawab yang harus dipenuhi memberikan semangat untuk melakoninya.
Ada sesuatu yang memberati pikiran dari semalam. Dan itu hanya karena sebuah lagu. Rasa rindu dan sesal, yang berwujud menjadi sebuah pertanyaan yang tidak perlu di pertanyakan.
“Nungnga tung leleng inang
inang pangintubu
sai tarpaima ho di baritakku
lulu-lulu roham di au anakkonmon
anak si mago o on
ndang na tarhatahon angka dosa na hubahen i
andorang di lambung mu au
marpangalaho na rorang
au sialaosi poda mi inang
hu ingon loja mi Inang
marmudu mudu ahu
parorot rorot ahu huhut pasingkolahon au
marisuang do i sude binahen ni
ala pangalaho ki sude angka naung salpu i inang
ooo inang ooo inang o inang
husolsoli angka naung salpui
ala hansit ni ngolu-ngolukku
ahama inang sibahennonku
atik so dijalo be tangiangku ale inang
ala ni godang ni dosa ki,
sai boan ma ahu di tangiang mi.”
ach…. berbahagialah mereka yang masih punya ibu, apalagi yang mampu membahagiakan nya semasa hidup ibu nya.
Sphere: Related ContentNge-blog
Posted by parhumbang on Sep 23 2008 | 3 Comments »
Lama juga tidak melakukan posting, padahal rasa-rasanya tiap hari ada kesempatan untuk melakukannya, karena tiap hari pasti mampir. Mungkin karena sekarang lebih asyik untuk membaca posting orang lain yang sangat bagus dan inspiratif, sangat memberikan makna. ya.. hal yang tidak pernah ada sebelumnya, sekarang tinggal search.
Mau berita kampung halaman dan bahasa ibu, saya rutin menyambangi “Partungkoan tano Batak“, saya juga suka”celoteh ringan “Bang Singal“, tentang keyakinanku dan HKBP, saya suka “Ruma Metmet” , yang lucu juga ada “Rap Mengkel“, apalagi yang memang ada “ilmu” nya seabrek-abrek. Oh ya.. Partalitoruan dan Toba Dream juga favorit yang selalu aku coba kunjungi.
Ya.. dari pertama memang media ini bagiku hanya menjadi “DIA” yang dulu berupa buku harian dan sudah ditinggalkan. Soal gaya dan bahasa… ya seadanya dan sebisanya. Kadang punya gaya, kadang juga ngak berwujud. ya.. tergantung suasana hati saja.
Pernah juga mampir dalam benak, siapa tahu bisa memberikan inspirasi atau bermakna juga bagi orang, atau bahkan mencoba belajar menulis sesuatu yang ngak nyata.. kalau sampai sekarang ternyata belum.. ya sudah. ya.. tergantung suasana hati saja, kayak sekarang.
Ya.. hanya sekedar catatan.. yang takut hilang, yang ingin dibaca kembali, yang ingin kenang. Ngak lebih
Sphere: Related ContentHATI SEORANG AYAH (quoted)
Posted by parhumbang on Apr 08 2008 | 2 Comments »
(ini saya terima dalam bentuk mail, terima kasih buat yang sudah mengirimkan ini ke saya)
Suatu ketika, ada seorang anak perempuan bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk- bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. dia bertanya pada ayahnya “Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” ketika Ayahnya sedang santai di beranda.
Ayahnya menjawab “Sebab aku Laki-laki.”
Anak perempuan itu berguman ” Aku tidak mengerti.”
Sphere: Related ContentAntara Benar dan Kebenaran (Surat Terbuka utk RS)
Posted by parhumbang on Apr 05 2008 | 1 Comment »
Seminggu ini saya mengikuti suatu hajatan para Pakar, yang kebetulan saya memang bukan pakar. Biar pun perdebatan nya saya kurang paham karena memang bukan pakar, tapi saya tetap tertarik tentang bagaimana kawan saya ini menjadi inspirator, meskipun saya ragu apakah dia sudah menjadi pakar. He..he..he
Yang mereka perdebatkan jauh dari pemahaman saya yang memang hanya “user” dari kemajuan teknologi, yang mereka sebut IT. saya sudah termasuk sebagai Blogger juga saya kurang paham. Kalau syaratnya hanya punya blog dan suka menuangkan “sesuatu” di media seperti ini, ya… mungkin saya Blogger juga… ach kata orang apa arti sebuah nama.
Tapi justru ini yang menjadi awal perdebatan itu, Blogger, Hacker dan Cracker yang akhirnya saya coba cari apa an tuh yang dimaksud.
Saya kurang paham itu, saya hanya tertarik tentang keberanian seseorang untuk menjadi inspirator, ya.. bagi saya Mr. RG menjadi inspirator untuk mencoba memahami “sesuatu” yang bisa berakibat lain, karena ternyata penggunaannya bagi mereka yang pakar, sungguh sangat berbeda. Paling tidak kawan saya ini berani menyatakan pendapatnya dengan tegas, mari kita bicara langsung, bertatap muka, bukan lagi debat komentar yang tak berujung. Bahkan energinya pun masih ada untuk memfasilitasi pertemuan/diskusi yg diinginkan.Lalu apa yang dicari ? Antara BENAR dan Kebenaran ?
Bagi saya, Benar berarti ada yang salah. Artinya menang kalah. Ini yang saya kurang paham apa tujuannya. Benar / salah dan menang / kalah berarti ada korban, ada posisi yang tidak sejajar. Padahal harapan saya pakar-pakar ini justru memberikan pencerahan. Tidak perlu untuk menyatakan Buta kepada yang tidak bisa melihat kalau bertujuan pencerahan. Tidak perlu menyatakan salah kepada yang kurang mengerti/memahami. Ach….. mudah-mudahan bukan “perang bubat” dari young - gun yang tidak mau dalam “pakem” pada umumnya.
Bagi saya, KEBENARAN tidak perlu diperdebatkan, itu mutlak dan akan menjadi kenyataan pada akhirnya.
Kebenaran, ach….
Selamat berdikusi dan saling mencerahkan.
(Ps. posting ini pengganti “Surat Terbuka yang akhirnya saya hapus)
Sphere: Related ContentSurat Terbuka buat Sdr. Roy Suryo (quoted)
Posted by parhumbang on Mar 31 2008 | Comment now »
Posting ini saya hapus karena sudah tercapai kata sepakat untuk dialog terbuka.
Muncul lagi
Posted by parhumbang on Mar 24 2008 | 4 Comments »
Beberapa bulan terakhir ini, seakan lupa soal blog karena kesibukan, yg akhirnya “parhumbang.com” sempat dihapus oleh “yg mengatur” karena renewal notice nya tidak direspon.He.. he… he
Untung “sobat setia” masih bisa menghidupkan “bangkai nya”, ini kloning atau apa nih ? Terima kasih banyak atas “kerja kerasnya” mas, hingga kelihatan malah lebih ok dengan fitur-fitur tambahannya, khususnya untuk bisa diakses secara mobile. Thank you berat Bro.
Sphere: Related ContentPuisi Cinta Deddy M Jend. Nagabonar
Posted by parhumbang on Apr 23 2007 | 4 Comments »
Kalau orang tanya terakhir kapan ke Bioskop, jawabku pasti “lupa tuh….” Read the rest of this entry »
Bagaimana tidak lupa, kalau perlu nonton, tinggal beli VCD atau DVD nya, jauh lebih murah dan tidak perlu menyediakan waktu secara khusus untuk antri dan sebagainya.
Minggu kemarin, ini pengecualian.., Andika minta diantarin nonton Mr. Bean yang baru, tentu dia dengan teman-teman. Ya sudah as a good daddy (he he. he) .. berangkat deh..
Agreementnya, dia nonton aku main billyard.
Eh… pas disana lihat “Nagabonar jadi 2″, lihat produsernya, penulis scenario dan pemainnya, wow udah lama tidak lihat Deddy M “Jend. Nagabonar”. Ya akhirnya nonton.
Dan luar biasa, akan sangat menyesal kalau aku tidak nonton ini Film. Kesannya sangat dalam, bukan soal satire-satire yang diungkapkannya, tapi Puisi Cinta nya.
Penggambaran yang paling pas tentang Cinta - “Orangtua kepada Anak”, “Suami kepada Istri”, “anak kepada orangtua”, dan bahkan cinta kekasih Bonaga sama Monita, lengkap sudah.
Apes
Posted by parhumbang on Mar 25 2007 | 1 Comment »
Gimana ya… Nyang namanya apes tuh…
Rabu… 14 Maret 2007.
Hp, tuh entah kenapa memang sudah mulai sering ngadat. Trus pikir-pikir biarin aja… kan masih bisa jalan walau agak tersendat. Eh… malamnya malah ke cebur di kamar mandi. Ya… sudah…… mo di apain… yang sedihnya karena memang ngak pernah “peduli” hilang deh semua “contact” yang ada, totalnya… 523 contact.. sediuh.. banget. Palagi pas nomor “YayanK” juga ngak ingat. Di amput. Rasanya mangkellll …. marah ndak karuan
Sphere: Related ContentKecewa
Posted by parhumbang on Feb 27 2006 | Comment now »
“Perubahan. Tak ada yang abadi selain perubahan.” aku membuka cerita, dan dia mencoba mendengar.
“Perubahan yang lebih sering tanpa kita sadari dan harapkan. Perubahan karena sekeliling kita yang berubah. Karena sekeliling kita yang memaksa berubah.”
“Hei suaramu penuh keraguan. Apa ini juga salah satu yang telah berubah dari mu ?” dia memotong bicaraku. Aku menatapnya. Ya suaranya tidak pernah berubah, intonasi dan laval bicaranya selalu bening dan tegas. Seolah tak satu halpun yang bisa merubah tekanan suaranya, selalu hangat, lembut tapi jelas.
“Mungkin.. ”
Sphere: Related Content