Alumni Asrama Putra Don Bosko - SMP St. Yosef Lintong Ni Huta , Apa kabar ?
Posted by parhumbang on Feb 09 2009 | Comments Off
![]()
Hampir tiga puluh tahun.. masih di tingkat SMP
Rasanya sangat tidak percaya, kalau tiga puluh terlewati begitu saja dan sekarang baru ketemu lagi.
Sudah lama keinginan untuk bisa ketemu kembali, bahkan beberapa kali kucoba mencarinya alamat nya hanya untuk bisa contact.
Beliau adalah Suster Josephine, kepala Asrama Don Bosko - Kesusteran Lintong ni huta, Tapanuli Utara (sekarang masuk HUMBANGHAS), Asrama Putera. Kami yang berasal dari luar Lintong ni huta dan bersekolah di SMP RK (katolik) Santo Yosef, pada umumnya harus tinggal di asrama. jadi kurang lebih selama tiga tahun tinggal di asrama.
Maka ketika pertama kali mendengar suaranya ditelpon, setelah disambungkan oleh seseorang, tidak banyak yang mau dibicarakan di telpon, ngak lebih dari dua menit.
“Besok saya jemput suster, saya ingin ketemu”.
Dan perjumpaan itu terjadi, kemarin.. rasanya… wow… bahkan istri saya sudah ikut-ikutan repot dari pagi karena ngak ingin “legenda” yang sudah sangat sering diceritakan itu merasa tidak nyaman.
Beliau masih seperti yang dulu.. meski wajahnya sudah tidak sesegar tiga puluh tahun yang lalu. Perhatian nya masih seperti yang dulu, wajah yang penuh simpati tapi menyimpan ketegasan masih tetap. dan mau tak mau air mata keharuan tak tertahankan melihat “anak nya ” yang sekarang.
Suaranya masih seperti yang dulu.. dan itu yang luar biasa, ingatannya atas semua anak-anak yang pernah diasuhnya, jauh lebih banyak dari ingatan ku atas teman-teman ku. Satu persatu dengan lancar diceritakan segala kelakuan ‘remaja” selama di asrama, keraguannya atas “kebandelan remaja waktu itu”. Keyakinannya atas system dan pendidikan yang penuh displin. dan rasa bahagia mendengar anak-anak asuhnya banyak menemukan jalan hidup yang lebih baik. Kesedihan atau kerinduan untuk mendengar cerita cerita tentang mereka.
“Apa kabar Albertus Simamora, Pardamean Siregar, Lodewiick Purba, Abdon Nababan, Lamsihar Manullang, Bahari Siregar, Alaska Pasaribu ” tanya penuh rindu.
Suster Elisabet, Suster Agustin, Pak Pakpahan, Pak Hutajulu, Pak Gultom, Pak Sirait diceritakannya kembali. Termasuk Gorengan si Pandiangan, dan Golang-golang / kue ketawa.
Berebut timba, kehilangan pakaian karena “terbawa” orang lain dari jemuran… “rasa on” adalah kenangan yang ngak mungkin dilupakan.
Maronan dengan “sorong”, dan tentunya “asrama putri dengan kisah romantika surat-suratan” semua muncul begitu saja.
Wow … benar-benar hari yang membahagiakan.
Setelah menghabiskan waktu lebih dari tiga jam, doanya sebagai penutup melanjutkan doa-doa yang selalu dipanjatkan selama ini, mensyukuri berkat yang Tuhan berikan atas waktu untuk bertemu hari ini
Terima kasih Suster Josephine atas displin yang diajarkan, atas doa yang dipanjatkan, atas semangat yang ditularkan dan kunjungan hari.
Doa kami, Tuhan masih memberi waktu pertemuan yang lebih baik.
Teriring salam dan rindu juga buat teman-teman Alumni Asrama Don Bosko Lintong ni Huta, Alumni SMP RK (katolik) Bersubsidi Santo Yosef Lintong ni huta.
Apa kabar, adakah waktu juga akan mempertemukan kita kembali ? ???
Mungkinkah kita bisa reuni, berkumpul dan bertemu dengan Beliau-beliau Guru-Guru SMP RK Santo Yosef dan Pengurus Asrama Don Bosko ?
Sphere: Related ContentFar Away home - missed Jakarta
Posted by parhumbang on Nov 28 2008 | 3 Comments »
Seminggu meninggalkan Jakarta terasa memang kerinduan akan sentuhan kampung halaman.
Kenyamanan yang selama di indonesia berubah menjadi keterbatasan yang teratur, yg meskipun mengganggu tetapi harus diikuti. Ingat harus, karena itu sudah menjadi bagian dari system.
Hal pertama yg langsung menyiksa adalah displin. Jangan coba merokok sembarangan, penalty H$. 5.000,- jangan coba menyebrang bukan di zebra cross atau melalui jembatan penyebrangan. Jangan coba cegat taksi sembarangan tempat, mereka tidak akan melayani anda. Jangan coba ngak pakai safe belt di taksi, tak akan jalan atau anda akan disuruh turun.. Semua ada aturan dan mereka tunduk di aturan itu.
Sphere: Related ContentBogor - Jakarta KA AC 06.45
Posted by parhumbang on Nov 21 2008 | 1 Comment »
Secara setiap hari menggunakan jasa kereta api Bogor Jakarta, alias rocker, saya punya waktu kosong paling tidak 45 menit kalau lancar.Kalau tidak tidur, saya baca koran sisa alas yang dipakai duduk.
Pagi ini sama, saya bisa kejar kereta jam 06.45, meskipun sudah tidak dapat duduk, jadi harus ngelar koran.
Halaman pertama yang saya baca, selain masalah BUMI yang semakin kisruh, RUPIAH TEMBUS RP.12.000 / USD. Alamak… edan.. terpaksa halaman pertama saya langsung lewatkan.
Eh .. halaman berikutnya 13.000 karyawan/buruh diancam PHK bulan ini di Bandung. …. toubat …… ampun. terpaksa serius baca. Tiga perusahaan tekstil telah menghentikan usahanya dan mengajukan PHK masal. duh….. jangan jangan perusahaan terlibat nih dalam.pertanggungan pabrik ini Sebagian lagi mengajukan pengurangan karyawan / buruh karena memang pasar lagi sepi… la ilah.. lah ….. akan makin banyak kah klaim yang harus dihadapi karena pabrik kesulitan pasar khususnya export dan “di jual ke asuransi ”
Halaman berikut, tiga produsen mobil terbesar di US bicara di Senat untuk bantuan penyelamatan karena krisis moneter.
Pemerintah desak Lapindo untuk membayar ganti rugi.
Buka halaman berikut, setan alas… dalam situasi untuk bertahan hidup saja susah, masih ada orang yang kerjaan tidak ada selain jadi provokator murahan soal dikotomi iman.
Akhirnya korannya kututup dan mencoba memejamkan mata.
Kalau ternyata aku masih harus bangun pagi untuk kerja, betapa masih harus bersyukurnya saya,
Kalau ternyata di tempat kerja saya harus menerima semua tekanan, beban, tuntutan, diskriminasi, kekecewaan, betapa masih harus bersyukurnya saya,
karena dengan itu saya tidak termasuk karyawan/buruh yang terkena PHK
karena dengan itu saya belum termasuk orang yang sudah menjadi korban krisis ini
karena dengan itu saya masih bisa merencanakan hal yang lebih baik mengantisipasi krisis ini.
Citayam, berhenti, semakin dipadati penumpang, kalau dari Bogor masih bisa selonjoran, terpaksa kaki ditekuk meskipun masih agak longgar.
Depok, berhenti semakin tidak ada lagi ruang yang kosong, bahkan gelaran koran yang kududuki harus ku serahkan sama ibu hamil muda. Berdiri. dari Depok sampai Gondangdia. Itu cukup berat untuk orang dengan kadar asam urat 10.8
Adakah semua yang berangkat ini seperti saya yang beruntung ? Smoga, meskipun tidak yakin….
Terima kasih Tuhan,
karena masih diberi tempat kerja walau tidak seindah yang diimpikan, rekan kerja yang kadang menyebalkan, atasan yang mau menang sendiri atau bawahan yang maunya diperhatikan, terutama merasa selalu di anak tirikan.karena memberi dunia yang tidak sempurna ini
Karena masih diberi beban yang dapat kami tanggung
karena masih diberi tanggung jawab
terima kasih atas pagi ini,
ketika Tuhan menunjukkan betapa aku harus bersyukur
dalam karya terbaik ditempat yang Kau beri.
Stasiun manggarai.
Jakarta, 20 November 2008
Rindu dan sesal
Posted by parhumbang on Sep 23 2008 | 3 Comments »
Pagi, selalu saja datang menyapa, tidak peduli, saat ini hujan turun dengan lebat. Dingin nya terasa sampai ke tulang membuat malas keluar dari gulungan selimut. Pui…ih padahal jam sudah menunjukkan setengah tujuh, waktu yang paling memungkinkan kalau harus kerja. Bogor - Jakarta, setiap hari… wow…Tapi tidak bisa tidak, tanggung jawab yang harus dipenuhi memberikan semangat untuk melakoninya.
Ada sesuatu yang memberati pikiran dari semalam. Dan itu hanya karena sebuah lagu. Rasa rindu dan sesal, yang berwujud menjadi sebuah pertanyaan yang tidak perlu di pertanyakan.
Sphere: Related ContentNge-blog
Posted by parhumbang on Sep 23 2008 | 3 Comments »
Lama juga tidak melakukan posting, padahal rasa-rasanya tiap hari ada kesempatan untuk melakukannya, karena tiap hari pasti mampir. Mungkin karena sekarang lebih asyik untuk membaca posting orang lain yang sangat bagus dan inspiratif, sangat memberikan makna. ya.. hal yang tidak pernah ada sebelumnya, sekarang tinggal search.
Mau berita kampung halaman dan bahasa ibu, saya rutin menyambangi “Partungkoan tano Batak“, saya juga suka”celoteh ringan “Bang Singal“, tentang keyakinanku dan HKBP, saya suka “Ruma Metmet” , yang lucu juga ada “Rap Mengkel“, apalagi yang memang ada “ilmu” nya seabrek-abrek. Oh ya.. Partalitoruan dan Toba Dream juga favorit yang selalu aku coba kunjungi.
Ya.. dari pertama memang media ini bagiku hanya menjadi “DIA” yang dulu berupa buku harian dan sudah ditinggalkan. Soal gaya dan bahasa… ya seadanya dan sebisanya. Kadang punya gaya, kadang juga ngak berwujud. ya.. tergantung suasana hati saja.
Pernah juga mampir dalam benak, siapa tahu bisa memberikan inspirasi atau bermakna juga bagi orang, atau bahkan mencoba belajar menulis sesuatu yang ngak nyata.. kalau sampai sekarang ternyata belum.. ya sudah. ya.. tergantung suasana hati saja, kayak sekarang.
Ya.. hanya sekedar catatan.. yang takut hilang, yang ingin dibaca kembali, yang ingin kenang. Ngak lebih
Sphere: Related ContentHATI SEORANG AYAH (quoted)
Posted by parhumbang on Apr 08 2008 | 2 Comments »
(ini saya terima dalam bentuk mail, terima kasih buat yang sudah mengirimkan ini ke saya)
Suatu ketika, ada seorang anak perempuan bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk- bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. dia bertanya pada ayahnya “Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” ketika Ayahnya sedang santai di beranda.
Ayahnya menjawab “Sebab aku Laki-laki.”
Anak perempuan itu berguman ” Aku tidak mengerti.”
Sphere: Related ContentAntara Benar dan Kebenaran (Surat Terbuka utk RS)
Posted by parhumbang on Apr 05 2008 | 1 Comment »
Seminggu ini saya mengikuti suatu hajatan para Pakar, yang kebetulan saya memang bukan pakar. Biar pun perdebatan nya saya kurang paham karena memang bukan pakar, tapi saya tetap tertarik tentang bagaimana kawan saya ini menjadi inspirator, meskipun saya ragu apakah dia sudah menjadi pakar. He..he..he
Yang mereka perdebatkan jauh dari pemahaman saya yang memang hanya “user” dari kemajuan teknologi, yang mereka sebut IT. saya sudah termasuk sebagai Blogger juga saya kurang paham. Kalau syaratnya hanya punya blog dan suka menuangkan “sesuatu” di media seperti ini, ya… mungkin saya Blogger juga… ach kata orang apa arti sebuah nama.
Tapi justru ini yang menjadi awal perdebatan itu, Blogger, Hacker dan Cracker yang akhirnya saya coba cari apa an tuh yang dimaksud.
Saya kurang paham itu, saya hanya tertarik tentang keberanian seseorang untuk menjadi inspirator, ya.. bagi saya Mr. RG menjadi inspirator untuk mencoba memahami “sesuatu” yang bisa berakibat lain, karena ternyata penggunaannya bagi mereka yang pakar, sungguh sangat berbeda. Paling tidak kawan saya ini berani menyatakan pendapatnya dengan tegas, mari kita bicara langsung, bertatap muka, bukan lagi debat komentar yang tak berujung. Bahkan energinya pun masih ada untuk memfasilitasi pertemuan/diskusi yg diinginkan.Lalu apa yang dicari ? Antara BENAR dan Kebenaran ?
Bagi saya, Benar berarti ada yang salah. Artinya menang kalah. Ini yang saya kurang paham apa tujuannya. Benar / salah dan menang / kalah berarti ada korban, ada posisi yang tidak sejajar. Padahal harapan saya pakar-pakar ini justru memberikan pencerahan. Tidak perlu untuk menyatakan Buta kepada yang tidak bisa melihat kalau bertujuan pencerahan. Tidak perlu menyatakan salah kepada yang kurang mengerti/memahami. Ach….. mudah-mudahan bukan “perang bubat” dari young - gun yang tidak mau dalam “pakem” pada umumnya.
Bagi saya, KEBENARAN tidak perlu diperdebatkan, itu mutlak dan akan menjadi kenyataan pada akhirnya.
Kebenaran, ach….
Selamat berdikusi dan saling mencerahkan.
(Ps. posting ini pengganti “Surat Terbuka yang akhirnya saya hapus)
Sphere: Related ContentSurat Terbuka buat Sdr. Roy Suryo (quoted)
Posted by parhumbang on Mar 31 2008 | Comment now »
Posting ini saya hapus karena sudah tercapai kata sepakat untuk dialog terbuka.
Muncul lagi
Posted by parhumbang on Mar 24 2008 | 4 Comments »
Beberapa bulan terakhir ini, seakan lupa soal blog karena kesibukan, yg akhirnya “parhumbang.com” sempat dihapus oleh “yg mengatur” karena renewal notice nya tidak direspon.He.. he… he
Untung “sobat setia” masih bisa menghidupkan “bangkai nya”, ini kloning atau apa nih ? Terima kasih banyak atas “kerja kerasnya” mas, hingga kelihatan malah lebih ok dengan fitur-fitur tambahannya, khususnya untuk bisa diakses secara mobile. Thank you berat Bro.
Sphere: Related Content
